Sabtu, 14 Januari 2012

Hasil Budaya ( Manusia & Kegelisahan )

L'Arc~En~Ciel - Hitomi no Jyuunin


Kazoe kirenai...demo sukoshi no saigetsu wa nagareIttai kimi no koto woDore kurai wakatteru no ka na?Yubisaki de chizu tadoru you ni waUmaku ikanai neKi zuite iru yo fuan sou na kaoKakushiteru kuraiIsogiashi no ashita e to teikou suru you niKake mawatte itemo fushigi na kurai...Kono mune wa kimi wo egaku yo
Miagereba kagayaki wa iroasezu afurete itaDonna toki mo terashiteruAno taiyou no you ni nareta nara
Mou sukoshi dake kimi no niou ni...dakarete itai naSoto no kuuki ni kubiwa wo hikareBoku wa se wo muketa
Shiroku nijindaTameiki ni shirasareru toki woKurikaeshinagara futo omou no sa...Naze boku wa koko ni irun darou?
Soba ni ite zutto kim ino egao woMitsumete itaiUtsuriyuku shunkan wo sono hitomi ni sunde itaiDoko mademo odayaka na shikisai ni irodoraretaHitotsu no fuukeiga no nakaYorisou you ni toki wo tomete hoshii eien ni
Soba ni ite zutto kimi no egao woMitsumete itaiUtsuriyuku shunkan wo sono hitomi ni sunde itai
Itsu no hi ka azayaka na kisetsu e toTsure dasetaraYuki no you ni sora ni saku hana no moto e...hana no moto e


L'Arc~En~Ciel - Hitomi no Jyuunin( Translated )
can't count how long... but some time has passed
I wonder just how much I know about you?
Following along the map with my finger isn't doing too much
I notice your uneasy face, though you are hiding it

As though resisting the face paced day that will be tomorrow
Even though I run about, it's strange... my heart sketches you

When I looked up, radiance filled the sky, without fading
If only we could have been like the sun, shining all the time
I want to be held by your scent... for just a little longer
The air outside pulls at my collar, then I turned my back on it

My sighs, blurred white, tell me of the season
While repeating it all, suddenly I thought... why am I here?

I want to be by your side forever, gazing at your smile
I want to live each changing moment in your eyes
In that one scene, forever colored in gentle hues
In order for us to be closed, I want time to stop forever

I want to be by your side forever, gazing at your smile
I want to live each changing moment in your eyes
If one day I can take you out to a brilliant season
To where the flowers are, blooming in the sky like snow... to where the flowers are


Sumber: http://www.lyricsmode.com/lyrics/l/larcenciel/hitomi_no_juunin_in_your_eyes_english_version.html

Hasil Budaya ( Manusia dan Tanggung jawab )

PUISI

kita semua terlahir dengan masalah
masalah yang harus kita hadapi walaupun susah
itu lah tanggung jawab kita hidup di dunia ini
sebagi makhluk yang harus berusaha sampai mati

tanggung jawab itu bukan untuk dipermainkan
tanggung jawab itu anugrah terbesar tuhan pada kita
tanggung jawab itu buakn hal sepele dan enteng.
Tanggung jawab itu bagaikan roda api yang menyegat

Apapun yang kita perbuat salah atau benar
Menyakitkan atau menggembirakan
Itu semua perbuatan kita
Sebuah tanggung jawab untuk selesaikan

Bukan dengan uang bukan dengan egosian
Tanggung jawab gak akan bisa dengan cara itu
Kemauan kita keberanian kita di pertaruhkan
Hanya untuk mendapatkan tanggung jawab

Walaupun itu sulit
Walaupun itu sakit
Asal kita mau itu kecil
Asal kita mau itu gak sulit
Tanggung jawab harus dilatih dari kecil
Tanggung jawab butuh pengorbanan
Kapan pun tanggung jawab harus tetap di hidup kita
Untuk merubah kita menjadi seseoran yang terbaik




Sumber: http://bocilicob-grthh.blogspot.com/2009/07/puisi-tanggung-jawab.html

Selasa, 03 Januari 2012

Tugas ( Manusia, Tanggung jawab, dan Kegelisahan )

Manusia & Tanggung Jawab






Makna Tanggung Jawab


 Makna dari istilah “tanggung jawab” adalah “siap menerima kewajiban atau tugas”. Arti tanggung jawab di atas semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap orang. Tetapi jika kita diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi, maka seringkali masih merasa sulit, merasa keberatan, bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab.Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab, karena jauh lebih mudah untuk“menghindari” tanggung jawab, daripada “menerima” tanggung jawab.


Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.


Tanggung jawab itu bermacam-macam, Manusia itu berjuang memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia manghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menuadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan Tuhan.

(a) Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggug jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. 

(b) Tanggung jawab terhadap keluarga

Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.

(c) Tanggung jawab terhadap Masyarakat

Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial.

(d) Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara.Contoh :

Dalam novel jalan tak ada ujung karya Muchtar Lubis, Gum Isa yang tekenal sebagai guru yang baik, terpaksa mencuri barang-barang milik sekolah demi rumah tangganya., Perbuatan guru ini bisa pula dipertanggungjawabkan kepada KEPSEK kalau perbuataan itu diketahui ia dapat berurusan dengan pihak kepolisian dan pengadilan.

(e) Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsang terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. 





Makna Pengabdian & Pengorbanan







Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.


Pengabdian


Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, honnat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.



Pengorbanan


Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehinggaa pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jclas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesama kawan, sulit dikatakan pengabdian, karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya. Tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama teman. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.





Manusia & Kegelisahan






Makna Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenang hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari – hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.

Sumber-sumber Kegelisahan


Apabila kita kaji, sebab – sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak – haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam. Dapat disimpulkan juga bahwa sebenarnya Kegelisahan itu berasal dari mental seseorang dan bagaimana seseorang itu menghadapinya, namun kegelisahan memang biasanya disebabkan oleh faktor dari luar.


Usaha – Usaha Mengatasi Kegelisahan
Mengatasi kegelisahan ini pertama – tama harus mulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada Tuhan. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada-Nya. Kita harus percaya bahwa Tuhanlah Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Pengampun.

Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata ini berasal dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang. Sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal – hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain.
Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.

Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lenggang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya.
Kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan dapat disebabkan sikap buruk seperti sombong, angkuh, keras kepala, yang membuat manusia diasingkan oleh kehidupan sosialnya.

Ketidak Pastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal – usul yang jelas. Itu semua dapat disebabkan karena pola pikir yang kurang bisa terfokus (konsentrasi).
Sebagai permisalan ketidak pastian adalah tentang kelulusan yang terkadang dapat menyebabkan kegelisahan. Lulus dan tidak lulus bisa jadi faktor yang menentukan status atau karir seseorang dalam hidupnya. Ketidak pastian dalam memprioritaskan kelulusan suatu jenjang pendidikan dapat merugikan ataupun membuat karir terancam.

Senin, 19 Desember 2011

contoh Lagu cinta ( Lyrics )

NANO - SEBATAS MIMPI 

saat pertama ku dekati dirimu
menuruti semua inginmu
dan tiba waktumu tuk beri jawaban
ternyata kau anggap aku hanya teman
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
reff:
bawalah aku ke dalam mimpimu
aku takkan kecewakan kamu
walaupun itu semua hanya sebatas mimpi
jadikan aku kekasih hatimu
aku menginginkan kamu
sungguh-sungguh merasa ku jatuh cinta
telah berbagai cara tuk dapatkan hatimu
tetap saja kau anggap aku hanya teman
repeat reff [2x]


Source:


 http://liriklaguindonesia.net/nano-sebatas-mimpi.htm#ixzz1h3aB6bce

Contoh Cerpen

Di Ujung Mimpi






Nuri tersentak kaget, amplop berwarna merah jambu. Terselip rapi, dibawah laci tempat duduknya. Dengan sedikit hati-hati, ia mengambilnya. Seraya memperhatikan dari mana asal pengirim si empu-nya surat. Nuri mengernyitkan dahinya, apa ga salah liat nichNihil nama pengirim..weleh-weleh!-Pikirnya kemudian.



Buat Sesosok Bidadari yang menghiasi setiap relung hatiku, Nurina DewiSedikit tersenyum aneh, gadis manis yang mempunyai dua lesung pipit dipipi putihnya itu , membaca tulisan yang diukir indah oleh seseorang. Sepucuk surat yang ia dapati saat dia memasuki kelasnya. Pagi yang membuat perasaannya aneh, bukannya kenapa-kenapa. Tapi, ini pasti lelucon yang gila”dia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, ataupun kutuan. Dia pun manyun sesaat. Sengaja, dia datang sedikit awal pagi ini karena kebetulan dia piket hari ini. Sekolahnya masih berhawa dingin, sepi dari penghuni sekolah. Sambil mengamati sekitarnya, ia pun memberanikan diri membuka surat merah jambu itu.



Nuri

Aku ingin mencintaimu seperti matahari yang tak pernah ingkar bersinar dipagi hari

Aku ingin mencintaimu seperti bintang yang menjadikan malammu indah



Gadis manis itu mengetuk-ngetuk giginya sedikit aneh, dimasukkannya kembali surat berwarna merah jambu itu ”Kaya ga ada kerjaan aja, ini pasti kerjaannya Haris, Dasar cowok gak tahu malu”katanya mencak-mencak didalam hati.



Haris adalah mantan pacarnya setahun yang lalu, mereka putus karena Haris diam-diam menyakiti hati Nurina dengan menduakan cintanya. Kini setelah 3 bulan berlalu, cowok berparas putih itu mulai mengejar-ngejar pacar yang telah dikhianatinya tersebut. Katanya, dia menyesal karena dia baru sadar kalau cinta sejatinya itu sebenarnya adalah Nurina. Janji pun mulai berbusa-busa, dari telepon basa-basi setiap hari, sampai sikapnya yang super perhatian dengan gadis berlesung pipit itu.



Digumpal-gumpalnya dengan kesal, amplop yang berisi surat merah jambu itu. Mulutnya mulai komat-kamit tidak karuan, menyebut kata-kata aneh sambil terus meremas-remas surat tersebut.



œPagi, Nuri Looh?, what happen atuhsuratnya kok digumpal-gumpal, ga sekalian dimakan aja, marah kok ama surat,hehe Tatang Suratang, sahabat gokilnya itu sudah nyengir kuda didepan meja Nurina. Nuri hanya cemberut, mendengar candaan Tatang, yang asli ga lucu sama sekali. Pikir Nuri dipagi berhawa embun itu.



œNich Katanya sambil mengulurkan surat yang kumal dari remasan tangannya.

Tatang pun memanjangkan lehernya untuk menjangkau surat tersebut. Sambil berpikir panjang, cowok berambut cepak dengan mata coklatnya ini hanya memamerkan giginya yang putih, cengiran model begini nich, yang paling ngebetein Nuri. Iih..?!



œ Penggemar baru nich, Non..cieeeudah dapat pengganti Haris rupanya Katanya masih tersenyum lebar. Nurina masih cemberut, pipi nya yang sehalus kapas itu ditembemkan, membuat Tatang gemas melihatnya. Kini senyum yang sedari tadi diperlebar oleh cowok itu, mulai dirapatkannya perlahan. Tatang pun hanya tersenyum tipis.



“Kenapa harus kesal?, ada orang yang mencintai kamu, bukankah itu kejutan yang indah. Dari pada tiap hari nangis mulu cuman mikirin si Haris bego itu..mending kamu terima aja, cinta cowok yang ngirimin kamu surat ini” katanya membulatkan matanya. Sembari mengacak rambut sahabatnya ini.

“Kejutan?, kamu kok telmi banget sich, Tang!—coba deh perhatiin, ini nich tulisannya Haris, tu anak emang ga bosen-bosennya dekatin aku lagi…padahal kamu tau sendiri khan, dia tertangkap basah jalan berdua ama Ratna, dan seenaknya aja dia bilang menyesal, dan mau minta kembali, dasar gak tau diri” Nurina masih menembebkan pipinya.





Tatang menggangguk pelan, Tidak mungkin kejadian itu dia lupakan. Kejadian yang membuat hatinya pun hancur, melihat gadis yang dua tahun ini selalu menghiasi hatinya; menangis tersedu-sedu, hampir tiap malam gadis itu menelponnya. Menceritakan segala isi hatinya, sambil menangis. Kisahnya pun selalu sama, Haris mencintai Ratna, dia membohongiku, dia sudah tidak mencintaiku lagi, aku tak ingin hidup lagi- Diapun terngiang kata-kata Nuri waktu itu. Pikiran Tatang melayang, mengingat kejadian tersebut. Hatinya pun terluka, rasanya hari itu juga ingin sekali ia membunuh yang namanya Haris. Anak yang pernah sekelas dengannya waktu dikelas dua.



Anak IPA yang terkenal playboy itu wajahnya memang tampan, hidungnya yang bagai gedung pencakar langit itu membuat pesonanya dikagumi gadis-gadis disekolahannya. Mereka merasa klepek-klepek jika dirayu cowok yang satu ini. Namun ia sayangkan, kenapa itu terjadi sama gadis yang sekaligus menjadi sahabatnya pun menyukai cowok brengsek itu. Hampir susah rasanya selama tiga bulan ini menghibur dara manis ini agar tak ada lagi airmata di pipinya yang manis itu.



“Tang???, kok malah ngelamun sih!” Ucap Nurina Lantang dengan tiba-tiba. Tatang terkesiap kaget, namun kemudian dia melebarkan senyumnya.

“Idich, kamu kok ge-r banget sih, Nur!, sapa tau aja…tu tulisan bukan tulisannya Haris. Tulisan cakar ayam ini, hampir sama dengan tulisan anak-anak cowok disekolahan kita, kok kamu malah nyangka ini tulisannya Haris” Nuripun nyengir mendengar perkataan sahabat gokilnya ini.

“Bukannya gitu, selama ini enggak ada cowok yang bersikap aneh alias PDKT sama aku, lagian cuman Haris yang bisa menulis sepuitis itu, aku yakin banget..apalagi ditambah dengan sikapnya akhir-akhir ini…”



Kata-kata Nuri membuat Tatang langsung duduk disamping bangku Nurina. Dia pun menghela napas panjang. Cowok hitam manis itu menoleh kearah sahabatnya itu.

“Nur, semisalnya kalo tulisan puitis itu dari aku, apakah kamu mau menerimaku, jadi kekasihmu…?”



Kata-kata manis itu hanya sampai diujung tenggorokannya. Malahan kata-kata yang keluar dari mulutnya, berbeda 180 derajat dari keinginannya.



“Nur, semisalnya itu emang dari Haris….apakah kamu masih mau menerimanya?” Kata-kata Tatang membuat Nurina menundukkan kepalanya perlahan, sepertinya gadis itu sedang berpikir. Tak lama, dia menonggakkan kepalanya dengan cepat. Tatangpun menggurungkan niatnya, untuk kembali menatap wajah gadis itu. Dia pasti masih mencintai Haris-kalimat itulah yang kini membuatnya nelangsa didalam hati.



” Enggak…aku benci sama dia!” Katanya sembari membuang surat kumal yang dari tadi tergeletak dimeja tempat duduknya.

Jawaban dari Nurina, entah…benar atau tidak, yang pasti kini hati Tatang sedang berlonjak-lonjak bagai ribuan ikan-ikan yang berlompat-lompat disamudera. Tatang tersenyum puas, dia kembali mengacak rambut dara manis itu dengan gemas.

“Gitu doong!” Sekarang dua sahabat itu mulai bergantian tertawa lepas, seraya satu-persatu tangan mereka bermain jitak-menjitak. Kini suasana kelas IPS3 mulai riuh dengan tawa-tawa dua sahabat itu. Mataharipun mulai terbangun dari tidurnya, bagai menyapa penghuni SMU Kusuma Bangsa dipagi hari tersebut.



Mata cokelat milik sesosok pemuda sedang mengamati dengan seksama seorang gadis yang sedang serius membaca sebuah Novel diruang kelas mereka, disaat guru-guru sedang rapat. Wajahnya yang sendu, membuat kerinduan yang dalam ingin memeluk gadis itu. Tapi, apalah daya kalau kerinduannya itu hanya sebatas mimpi. Bukannya dia pengecut, untuk menyatakan cintanya. Hanya saja, gadis manis itu dulu pernah berucap bahwa dia tidak akan pernah mencintai sahabatnya sendiri.



“Hmm…” Pemuda itu menghela napas panjang, seandainya Nurina bukan sahabatnya. Mungkin, dia bisa menyampaikannya. Namun, Ini bagai kartu mati yang telak telah terpampang diwajahnya. Sudah genap seminggu dari kejadian surat tersebut, dan gadis itu pun mungkin tak curiga kalau semisalnya surat merah jambu itu dialah yang mengirimkannya. Sebenarnya dia bukan orang yang bersifat puitis, tapi karena cintanya yang terdalam pada Nurina. Entah…kekuatan dari mana. Dia dapat merangkai kalimat-kalimat itu menjadi indah.



Mungkin, itu yang dinamakan cinta- katanya sedikit berguman pelan. Keberaniannya hanya sebatas tulisan, jika ia berucap. Dia pasti tau, apa jawabannya. Tak lama dia merenung, dia sedikit tebelalak. Melihat pemandangan yang membuat otak dan hatinya pecah berkeping-keping. Disana, terlihat bahwa Haris, mantan pacar gadis pujaan hatinya tersebut sedang duduk disamping gadis manis itu.



” Pergi dari sini! dan ambil surat konyolmu ini” Kata Nuri tiba-tiba sembari melempar surat kumal berwarna merah jambu itu kewajah pemuda berparas putih yang ada disampingnya. Haris hanya terdiam sesaat. Kemudian dia mengamati isi surat merah jambu itu. Satu-persatu kalimatnya pun dibaca dengan perlahan. Tak lama dia terkekeh tiba-tiba.



“Kamu bilang ini surat dariku?, bercanda kamu!, tulisan sejelek dan kalimat-kalimat yang basi begini mah bukan aku pengirimnya” Kata-kata Haris, membuat mata belo Nurina tak berkedip, karena sedikit kaget.

“Bukan kamu?, trus siapa?, yang nulis surat ini” katanya kembali menggambil surat merah jambu itu. Haris mengangkat bahunya, dia tersenyum mengejek.

“Ya mana kutahu, tapi sepertinya aku mengenal siapa yang menulis kalimat yang berisi rayuan kadarluwarsa ini…aku sudah curiga, dulu selama kita pacaran. Kamu memang sering selingkuh khan sama dia?” Kata-kata Haris membuat darah dibadan Nurina naik secara tiba-tiba sampai keubun-ubun kepalanya.

“Selingkuh?, dasar cowok rese…bukannya kamu yang selingkuh ama cewek lain, dan seenaknya mutusin aku…ingat ga?, atau kamu udah kena amnesia akut?” Nurina tiba-tiba berdiri sambil menyilangkan tangannya, suaranya yang keras membuat semua mata tertuju kearah gadis itu. Dan tidak terkecuali Tatang yang sedari tadi mengamati mereka.



“Jelas aku ingat, Nur..tapi itu kesalahanku, aku khilaf waktu itu. Tapi, aku jujur sama kamu, gak munafik seperti kamu saat ini!” Sahut Haris dengan nada yang meninggi.

“Apa maksudmu?” Nuri mulai binggung dibuatnya.

“Jangan pura-pura gak tau!, kamu munafik,Nur…aku ga nyangka, kukira selama ini kamu adalah malaikat, ternyata aku salah. Kamu lebih rendah dari itu…lebih rendah dari manusia mungkin….” PLAAAK!



Tiba-tiba saja tamparan keras tepat mengenai wajah cowok tampan itu. Sedikit tergopoh-gopoh dia menahan laju kerasnya tamparan tersebut. Tatang sudah berada diantara mereka. Matanya yang coklat bagai elang tertusuk tajam kearah pemuda yang sangat ia benci itu.



“Jaga omonganmu, Ris!. Sekali lagi kamu mencoba menyakiti Nuri, dengan tanganku sendiri, bakal kubunuh kau” Haris hanya nyengir sambil memusut pipinya yang merah akibat tamparan ‘kejutan’ itu.

“Ini buktinya, Nur. Kalau selama ini kamu selingkuh dengan Tatang!, dari ucapannya yang sok pahlawan, dan sikapnya ini menunjukkan kalau kalian sudah bercumbu berdua, ngaku deeh” Kalau saja tangan Nuri tidak secepat kilat memegang tangan Tatang. Mungkin Haris akan kembali mendapatkan tamparan dari sahabatnya itu.



Mata hitam Nuri mulai terlihat sembab, air mata pun mulai menggantung dipelupuk bola matanya. Wajahnya yang putih, terlihat merah. Sepertinya gadis itu mau menangis.



“Dia sahabatku, Ris. Dia lebih baik dari kamu; pergi dari sini, pergi dari kehidupanku. Aku menyesal pernah mengenalmu…pergiiiiii!” Air matanya pun tak bisa terbendung lagi. Diapun terduduk, sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Teman-teman dikelasnya pun mulai berdekatan. Satu-persatu mereka mengusir pemuda itu dari kelas mereka.



Apalah daya, Haris pun dengan perasaan kesal, meninggalkan kelas IPS itu, sambil berguman pelan, ” Dasar cewek sentimentil…”



  Tatang masih menatap tajam kearah Haris, diapun mengacungkan jari tengahnya dengan marah. Tatang kini mengalihkan pandangannya kearah gadis yang duduk dibangku ujung dekat jendela kelasnya itu. Dia perlahan menatap sendu gadis itu. Kini dia sedang dikerubuti oleh teman-teman wanita yang sedang menenangkan tangisan gadis manis itu. Nur…tak akan kubiarkan Haris menyakitimu lagi-Tatang membenakkan hatinya.



Malam ini adalah malam perpisahan bagi anak-anak kelas 3 di SMU Kusuma Bangsa. Obor-obor bernuansa unik menghiasi jalanan menuju SMU mereka. Suasana pesta kebun dengan rerumputan hijau terbentang luas dilapangan bola basket dan bola Voli. Keindahan suasana malam itu, tidak membuat Tatang bisa tersenyum. Hatinya mulai berdegup kencang. Rencananya malam ini dia akan menyatakan perasaannya kepada Nurina, dan dia juga bakalan memberi tahu kalau sebenarnya dialah yang mengirimkan surat merah jambu itu.



Apapun jawaban dari gadis manis itu, tak akan mengubah perasaannya kepada Nurina, gadis berlesung pipit itu akan selalu menjadi bidadari dihatinya. Walaupun, gadis itu anti cinta terhadap sahabat. Dia tidak peduli, perasaannya ini tidak bersalah. Cinta bukanlah kesalahan, Nur-katanya dalam hati.



  Sekarang hampir larut malam, dan acara perpisahan itupun sudah hampir berakhir.



Tak terlihat sosok gadis yang ingin ditemuinya malam itu. Matanya mulai lelah, mungkin saja gadis itu tidak datang malam ini. Tatang pun langsung mengambil Handphone-nya. Diapun mencoba menghubungi gadis itu, tak lama terdengar suara serak diujung sana. Sepertinya bukan suara gadis yang ingin dihubunginya.



“Halo, bisa bicara dengan Nuri…” katanya sedikit perlahan.

Diseberang sana, tidak menjawab. Terdengar suara bising orang-orang dibelakangnya.

” Saya bicara dengan siapa ini?” Kata suara wanita yang bernada serak-serak basah itu. Pikir Tatang, itu adalah ibunya Nuri.

“Maaf, Tante…saya Tatang, teman baiknya Nuri, Nurinya ada Tante?”

” Oh, kamu Tang…emh Nuri…” katanya menggantung, perlahan terdengar isakan dari seberang sana.

” Ada apa tante?” Tatang mulai memasang telinganya, ingin mendengar kelanjutan kalimat ibu gadis yang dicintainya itu.

“Hiks…Nuri ada dirumah sakit, dia mengalami kecelakaan tadi sore,Tang; dia sempat koma …hiks barusan saja dia meninggal…hiks” Isakan dan kalimat dari ibunya Nuri bagaikan bom yang meluncur tepat dihati Tatang. Handphone yang sedari tadi dipegangnya, tiba-tiba terlepas. Matanya yang coklat tak berkedip mengingat kata-kata yang barusan saja didengarnya.



Meninggal?, Kata-kata itu mulai tergiang-giang ditelinganya. Tak terasa air mata mulai meluncur deras kesela-sela pipi dan hidungnya. Terdiam mematung, merasakan hawa dingin angin malam merasuk kehulu hatinya.



Nuri… Nurina Dewi jangan tinggalkan harapanku, jangan tinggalkan sahabat yang mencintaimu ini, ijinkan aku untuk malam ini saja menyatakan cintaku padamu, sekali ini saja, Nur…aku tak mau menemuimu diujung mimpiku, cukup cintaku yang berada disana…jangan kamu, Nur…jangan…





  Tatang memejamkan matanya dan terduduk lesu, pikirannya mulai bercampur aduk dimalam itu. Dia berharap, dia tak akan tertidur. Dia tak mau menemui gadis yang selama ini dicintainya berada dimimpinya. Apalagi berada diujung bunga tidurnya…



Yang kumau hanya ada dirimu

Yang kumau hanyalah kau milikku

Dan suatu hari kita kan bertemu

diujung mimpiku yang terhapus oleh waktu…

——-:+:——-


Sumber: